I Witness: Game Misteri Lokal yang Merambah Pasar Internasional

Industri game Indonesia semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan, tidak hanya dalam hal kuantitas tetapi juga kualitas. Salah satu bukti nyata dari kemajuan ini adalah kolaborasi antara dua studio pengembang game lokal, Storytale Studio dan Stellar Horizon, yang menghasilkan game misteri terbaru berjudul “I Witness”. Game ini tidak hanya menargetkan pasar lokal, tetapi juga mencoba meraih perhatian para gamers di Amerika Serikat.

Dikisahkan bahwa “I Witness” merupakan perpaduan antara petualangan, drama, dan elemen horor psikologis. Para pemain akan memasuki dunia gelap pada tahun 1986 di Amerika Serikat, mengikuti perjalanan Ethan dan Emma Lovejoy, sepasang saudara kandung yang berusaha memecahkan misteri kasus anak-anak yang hilang di sekitar lingkungan rumah mereka. Dengan mencurigai tetangga mereka sebagai tersangka utama, Ethan dan Emma memulai misi berbahaya untuk mengumpulkan bukti yang cukup untuk menyerahkan pelaku ke polisi.

Permainan ini dirancang untuk dimainkan oleh dua pemain, yang harus bekerja sama secara efektif untuk menyelinap dan mengumpulkan bukti tanpa terdeteksi oleh pelaku kejahatan. Para pengembang menjanjikan pengalaman bermain yang menegangkan dan penuh dengan teka-teki yang menantang.

Meskipun masih dalam tahap pengembangan, “I Witness” telah menarik perhatian banyak pihak, terutama di pasar Amerika Serikat. Menurut pernyataan dari Juru Bicara Tim Pengembang I Witness, Irfan A. Setiawan, game ini diharapkan akan selesai pada bulan September dan dirilis di platform Steam menjelang akhir tahun ini. Harga yang ditawarkan untuk game ini adalah sebesar US$ 15 untuk umum, sementara pemain di Indonesia akan mendapatkan harga khusus sebesar Rp 119 ribu.

Tidak hanya menciptakan sebuah game yang menarik, kolaborasi antara Storytale Studio dan Stellar Horizon juga menandai langkah penting dalam memaksimalkan potensi industri game lokal. Dalam sebuah wawancara, Irfan menjelaskan bahwa ide untuk “I Witness” muncul dari pertemuan antara Arya Kemaswara Hamdani dari Storytale dan Thomas Ongo dari Stellar Horizon di sebuah forum komunitas. Mereka terkejut mengetahui bahwa banyak talenta berbakat di Indonesia yang memiliki kemampuan setara dengan standar internasional, tetapi belum memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam industri game lokal.

Dengan kolaborasi ini, mereka berharap dapat menciptakan game berkualitas tinggi yang tidak hanya dapat diterima di pasar lokal, tetapi juga di pasar internasional. Sebelumnya, Storytale Studio telah merilis game Pamali yang mendapat sambutan positif dari para pemain. Sekarang, dengan “I Witness” dan proyek berikutnya, seperti “The Vengeful Mother”, mereka berkomitmen untuk terus mengangkat nama industri game Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Kesuksesan “I Witness” tidak hanya akan menjadi pencapaian bagi kedua studio pengembang, tetapi juga akan menjadi tonggak sejarah penting bagi industri game Indonesia secara keseluruhan. Dengan memperluas pasar ke luar negeri, industri game Indonesia dapat menjadi lebih beragam dan berdaya saing di pasar global. Hal ini juga akan membuka pintu bagi lebih banyak talenta lokal untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka dalam industri yang terus berkembang ini.

Dengan demikian, “I Witness” bukan hanya sekedar game, tetapi juga merupakan simbol dari potensi dan kemajuan yang sedang dicapai oleh industri game Indonesia saat ini. Melalui kerja keras, kolaborasi, dan inovasi, para pengembang game lokal telah berhasil menempatkan Indonesia di peta dunia game, dan “I Witness” adalah bukti konkret dari hal tersebut.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *